Sanur Sebagai Komunitas Yang Peduli Pada Teknologi Informasi

Tulisan ini pertama kali terbit di blog Sanur Community pada 26 Januari 2013, ditulis oleh Mank Juli & Megasari. Dipindahkan ke sini sebagai arsip, apa adanya.
Dewasa ini, kemajuan teknologi dan informasi berkembang dengan begitu pesatnya. Orang-orang berlomba mengejar dan mengikuti alur kemajuan teknologi tersebut. Salah satunya adalah teknologi informasi yang menggunakan media jeringan Internet. Internet adalah sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia. Dimana antara satu komputer dengan komputer lain di dunia (World Wide) dapat saling berhubungan atau berkomunikasi.
Dengan berbagai fasilitas yang ada, Internet telah banyak dimanfaatkan oleh berbagai kalangan demi kepentingan komunikasi, media diskusi, media informasi, media promosi, maupun sarana ilmu pengetahuan lanilla. Salah satu fasilitas Internet yang sedang digandrungi akhir-akhir ini adalah social networking. Jejaring social atau social networking yang popular saat ini adalah facebook dan tweeter. Situs microblog yang sedang trend ini sedang Marka digandrungi oleh berbagai kalangan sebagai media dalam menjalin pertemanan umumnya dan banyak lagi manfaatnya yang lebih mendetail.
Dalam kaitannya dengan situs jejaring social yang ada, Sanur sebagai salah satu ikon industri pariwisata, tak ketinggalan dengan teknologi informasi yang satu ini. Masyarakat sanur sebagai komunitas yang peduli pada teknologi informasi diwujudkan dengan berbagai keikutsertaan masyarakatnya dalam mengakses data kedalam situs jejaring social tersebut. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa perkumpulan karang taruna atau yang lebih dikenal dengan “Sekehe Teruna Teruni” menggunakan fasilitas situs jejaring social dalam mengakses data dan menjaring pertemanan bagi masyarakat kalangan Sanur khususnya dan masyarakat daerah lain umumnya.
Tidak itu saja yang melibatkan teknologi informasi di kalangan masyarakat sanur, tentu munculnya beberapa peralatan yang menunjang hal tersebut sekarang kian terasa seperti hal yang wajib untuk dimiliki seperti Laptop dan modem yang tak kalahnya dijual dengan harga yang relatif murah sudah bisa dipakai untuk berbagai keperluan di bidang IT. Seperti halnya dengan di Rurunk Design, yang beralamat di Jl. By Pass Ngurah Rai Sanur ini tidak mau kalah juga dalam perkembangan informasi teknologi yang makin dewasa ini.
Kenapa tidak, Rurunk Design sebagai tombak pengembangan informasi dan teknologi di Sanur ini tidak hanya sebagai pengembang saja melainkan juga sebagai media sharing, pengenalan, dan berbagi tentang informasi teknologi bagi masyarakat sanur yang belum begitu paham akan keberadaan teknologi informasi tersebut. Rurunk Design juga menyediakan accessories komputer, serta menerima maintenance Laptop, Komputer (PC), dan melayani pembuatan Web Design untuk keperluan di bidang ekonomi, yang menggunakan metode transaksi jual beli kini lebih efisien atau yang lebih akrab dikenal dengan istilah bisnis online (e-commerce).
Terbukti dari telah banyak toko-toko online lahir dari jiwa-jiwa netpreneurship masyarakat Sanur khususnya dan Denpasar pada umumnya, mulai dari toko pakaian, sepatu dan sandal, jam tangan, souvenir khas Bali, begitu juga penjualan peralatan komputer yang digeluti oleh Rurunk Design. Melalui media internet itulah kita memperluas pasar yang jauh lebih menguntungkan, karena tidak hanya mengandalkan konsumen lokal dan sekaligus dapat mengurangi biaya pemasaran tentunya, karena media pemasaran konvensional jauh lebih mahal ketimbang melalui media internet.
Dengan ini, para netpreneur secara tidak langsung ikut membantu mengenalkan Bali khususnya Sanur kepada Dunia. Namun seiring dengan waktu, Sanur bisa menjadikan bisnis onine sebagai pengerak motor ekonomi karena sangat banyak kemudahan dibanding dengan berjualan secara offline / konvensional sehingga sawah tidak lagi perlu dijual maupun dijadikan “padi beton” untuk membuat pertokoan.
Perkembangan teknologi kini sudah mengalami pergeseran nilai, yang dulunya teknologi dimanfaatkan hanya untuk mempermudah pekerjaan manusia, sekarang sudah menjadi gaya hidup.
Diharapkan dengan adanya kemajuan teknologi ini masyarakat Bali khususnya di Sanur tidak meninggalkan adat dan tradisi yang merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan.